Berhentilah sesaat. . . ! ! !
biarkan Ruh-mu memandumu pada jejak-langkahnya
tadi malam
sewaktu Jasad-mu terlelap
agar Engkau tak sendiri memulai pagi
Berhentilah sesaat. . . ! ! !
biarkan Ruh-mu memandumu pada jejak-langkahnya
tadi malam
sewaktu Jasad-mu terlelap
agar Engkau tak sendiri memulai pagi
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
hmm,
mas aku suka kata2 yang ini
Komentar oleh budi — Agustus 27, 2007 @ 3:05 pm